Pakan Untuk Perawatan Dan Pertumbuhan Ikan Koi
Pakan Untuk Perawatan Dan Pertumbuhan Ikan Koi, Berikut adalah informasi pakan yang baik untuk perawatan dan pertumbuhan ikan koi!
Pakan sehari-hari untuk perawatandan pertumbuhan ikan koi, pakan untuk
mengeluarkan warna, dan pakan
khusus 4 musim. Yang disebut
terakhir tidak digunakan di Indonesia,
karena tidak punya musim dingin
dan gugur seperti di Jepang. Selain
untuk pertumbuhan dan pencerah
warna, ada juga pabrik pakan yang
menyisipkan obat anti penyakit.
Beberapa merk pakan menawarkan
formulasi nutrisi berbeda. Analisis
proksimat pakan San Koi misalnya,
protein 35%, lemak 3%, karbohidrat
3%, abu 13%, dan air 12%.
Selain melengkapi nutrisi
utama, pakan juga dilengkapi unsur
tambahan seperti chitin chitosan
(peningkat imunitas), tepung Ox
Bile (meningkatkan fungsi hati),
Phospitan C, Betain (peningkat
metabolisme), vitamin E (anti
oxidan), dan bawang putih (anti
penyakit). Berbagai macam vitamin
dan mineral yang ada pada pakan Izeki, antara lain
vitamin A; D3; E;
K; B1; B2; B12;
C; dan d-Biotin.
Berbagaikandungan
mineral, mangan
karbonat; cupri
sulfat , seng
karbonat, kobal
sulfat; kalsium
iodat; magnesium
sulfat , d a n
L-threonine.
Bentuk pakan
koi bukan hanya
pelet , tetapi
juga pasta. Pakan pasta merupakan
pakan berbentuk tepung yang dalam
pengunaannya harus dilumatkan
dahulu dengan air. Kemudian
dibentuk adonan yang dapat dikepal.
Karena berbentuk adonan basah, ia
tidak tahan lama. Buat secukupnya
untuk satu hari. Kalau pakan pelet
harus disimpan di wadah kedap udara,
adonan pasta disimpan dalam lemari es.
Cara pemberian pelet cukup
dilontarkan dengan tangan. Pakan
pasta diberikan dalam ukuran butiran
kecil (dicuil-cuil dengan tangan)
sesuai dengan ukuran mulut ikan.
Kalau pakan pelet mengapung di
permukaan, pakan pasta tenggelam.
Memelihara koi bukan
membesarkan sapi atau kambing, ia
tidak boleh kurus juga tidak boleh
gendut. Koi termasuk binatang yang
mempunyai kantung persediaan
makanan. Berapapun yang dikasih
akan dilahap. Kalau sudah kenyang, ia
akan mengeluarkan kotoran. Kotoran
inilah yang menjadi sumber penyakit.
Dalam satu hari koi diberi pakan 2—3
kali. Takarannya dengan melihat
tingkah laku koi. Bila dalam waktu
3—5 menit setelah diberi pakan
responnya menurun, pemberian harus
distop. Biasakan koi puasa satu hari
dalam seminggu, untuk “cuci perut”.
Posted by: http://aleshazahira.blogspot.com


Leave a Comment